Jumat, 15 Juni 2012

profil telapak


Telapak berdiri pada tahun 1997. We have a slogan: Leading the change towards community-based and sustainable Indonesia.

Kegiatan dan program Telapak meliputi 3 bidang:
hutan: melakukan investigasi illegal logging dan kejahatan hutan, mendorong terbentuknya community-logging, dan mengawasi kebijakan yang terkait dengan hutan.
air: mendorong adanya pengelolaan air yang terintegrasi dan melibatkan publik serta banyak pihak (multi stakeholder), mendorong terbentuknya river defender di berbagai wilayah.
laut: mendorong pengelolaan sumber daya laut (karang dan ikan) yang ramah lingkungan dengan tidak menggunakan bom, potasium, dll dan bekerja bersama nelayan dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui ekspor produk laut ramah lingkungan;Posted by Picasa

Rabu, 13 Juni 2012

kedung ombo


seorang kawan  menyarankan untuk mampir ke Kedung Ombo. Potret kegagalan gerakan  masyarakat sipil.
Posted by Picasa

Senin, 11 Juni 2012

air alternatif


siapa yg mau baca. yg mau pinter lah. dapet info link dari wall - nya shohib sifatar.
http://www.water-alternatives.org/index.php?option=com_content&task=view&id=45&Itemid=1
Posted by Picasa

tulbok


dapet info tulbox dari google plus-nya mova. ada banyak tulbok. gwp salah satu yg aktif menyebarkan panduan terkait IWRM. kekuatan membaca dan mencerna info. apakah orang biasa mampu mencerna ini? apa pula konsekuensi kalau tidak memahami info seperti ini?
http://www.gwptoolbox.org/index.php?option=com_tool&id=47

Posted by Picasa

Jumat, 18 Mei 2012

telaga buret

 
#SW. penulis yoyon. 


Beberapa komunitas yang ada di Telaga Buret belum bisa bekerjasama dengan baik. Masing-masing memiliki kecenderungan untuk menjadi yang terdepan dan paling bertanggungjawab terhadap program-program yang ada. Dalam arti negatif bahwa masing-masing memiliki sense of belonging yang berlebihan. Mereka saling memberi penilaian yang kurang baik antara satu dengan yang lain. Hal ini sangat kelihatan menonjol ketika ada proyek yang turun di Telaga. Mereka saling berebut untuk mendapatkan kuasa atas pengerjaan proyek. Kecemburuan seperti ini yang menyulitkan kami untuk memecahkan permasalahan bersama. Pada awalnya semua sepakat bahwa Telaga Buret akan diajukan menjadi KPS (Kawasan Perlindungan Setempat), tetapi ketika proses itu berjalan mereka sulit untuk melakukan pertemuan bersama membahas segala sesuatu yang harus dipersiapkan sebagai bahan pengajuan. Sehingga sampai sekarangpun proses itu masih mandek. PR lain yang belum terselesaikan yaitu terwujudnya Perdes tentang perlindungan telaga dan sungai sebagai tempat mengalirnya air telaga. Lagi-lagi hal demikian terjadi juga karena sulitnya melakukan musyawarah bersama.
Upaya yang kami lakukan sampai saat ini masih sebatas memberikan dorongan kepada masing-masing komunitas secara parsial sesuai dengan apa yang mereka kehendaki. Misalkan Kasepuhan aktif mengadakan rapat bulanan dan melakukan upacara adat ulur-ulur setiap tahun. HAMPAR mengadakan even-even yang bertujuan untuk menghibur masyarakat mempromosikan Telaga Buret sebagai tempat wisata. Mereka memelihara rusa di kawasan telaga dan saat ini sedang membangun kolam pemandian yang berada tidak jauh dari kawasan Telaga, ini bermaksud untuk menambah daya tarik masyarakat untuk mengunjungi Telaga Buret serta menjadi sumber penghasilan daripada lembaga pengelola.
Posted by Picasa

Joke Waller-Hunter Initiative

  

Rita Sri Mustikasari;  Memimpin Gerakan Keadilan Air bersama Joke Waller-Hunter Initiative

Bogor, 8 Juli 2010.  Telapak kembali mendapat sebuah berita gembira.  Rita Sri Mustikasari/T-021 dikabarkan sebagai penerima hibah dari Joke Waller-Hunter Initiative untuk memimpin gerakan keadilan atas sumberdaya air di Indonesia.  

Telapak menominasikan Rita Sri Mustikasari untuk memperoleh hibah tersebut.  Kemudian sebuah surat elektronik bertanggal 1 Juli 2010 dari Koordinator Joke Waller-Hunter Initiative di Amsterdam, Belanda telah diterima oleh Telapak.  Pada salah satu alinea dijelaskan tentang hasil kajian sebuah komite terhadap usulan nominasi dari Telapak.  Berikut hasil kajiannya:

“The Advisory Committee is very enthusiastic about the nomination of Rita Mustikasari for the Joke Waller-Hunter initiative: the leadership objective and activities are well-defined, she seems to be a promising leader with good references of highly esteemed colleagues and partner organisations.
The Advisory Committee looks forward to a successful implementation of Rita Mustikasari ’s leadership activities within the Joke Waller-Hunter initiative (and beyond) and will follow her future endeavours and achievements in the field of environmental governance, sustainable natural resource management and sustainable development of Rita Mustikasari with great interest.”

Selanjutnya surat elektronik tersebut juga menyampaikan selamat atas partisipasi Rita dalam Joke Waller-Hunter Initiative dan menerima hibah sebesar 15.000 Euro untuk menjalankan upaya memimpin gerakan keadilan atas sumberdaya air di Indonesia.

Bagi Rita, berita gembira ini juga jadi sebuah kado ulang tahun yang mengejutkan.  Ia berulang tahun dalam minggu yang sama saat diterimanya surat pemberitahuan ini.  Sementara itu, bagi Telapak hal ini juga menjadi penambah semangat bagi upaya mewujudkan gerakan keadilan atas sumberdaya air  di Indonesia.  Di akhir minggu pertama Juli ini, Telapak bersama dengan mitra kerja program air di Sulawesi Selatan telah berhasil memastikan pengukuhan atas terbentuknya Komite DAS Lamasi.  Komite ini merupakan wadah bagi pengelolaan sumberdaya air berkeadilan dimana partisipasi warga masyarakat pengguna air dijamin penuh.
“Saya memang sedang gembira.  Namun kegembiraan ini juga jadi tantangan yang luar biasa besar untuk memastikan kepemimpinan Telapak atas gerakan keadilan sumberdaya air di Indonesia,“ ujar Rita dengan penuh semangat.   

Adalah wajar jika hal tersebut menjadi tantangan besar bagi Rita yang saat ini memimpin inisiatif dan program-program tentang pengelolaan sumber daya air di Telapak.  Sumberdaya air diperkirakan akan menjadi sebuah isu besar bagi dunia.  Krisis air yang melanda serta ketidakadilan dalam pengelolaannya akan berdampak sangat dahsyat bagi kehidupan manusia di bumi ini.  Untuk itu, Rita telah menyiapkan rencananya bersama Telapak.  Dana hibah itu akan dipergunakan untuk mendanai pelatihan, kegiatan lapangan, serta penulisan laporan kegiatan dan publikasi.

CATATAN TAMBAHAN:
Joke Waller-Hunter Initiative dikenal sebagai lembaga yang kerap memberi hibah untuk mendukung kepemimpinan gerakan lingkungan di negara-negara berkembang (Negara Selatan).
 

__,_._,___
Posted by Picasa

What political opportunities you see to meet your objectives in the specific case related advocacy work you do? (2)


kita mau bekerja di semua level yg mungkin bisa dimasuki dalam pengelolaan air. fokusnya mencakup:
·        berpartisipasi dalam pembuatan kebijakan di tingkat nasional;
·        mewakili kelompok masyarakat di DSDAN, DSDAP dan Komite DAS;
·        mendorong kelompok masyarakat untuk mampu aktif di Komite DAS atau bentuk wadah koordinasi lainnya; dan
·        mengorganisir dan mendukung kelompok komunitas seperti layaknya kegiatan seorang aktivis.
bahwa sangat mungkin terjadi faith a comply (misalnya sebagai aktivis dan pengambil kebijakan) dan kredibilitas organisasi terhadap masyarakat bisa menjadi taruhan. dipahami juga bahwa tiga poin pertama berimplikasi pelibatan di dalam kegiatan perencanaan yg terstruktur (dan biasanya lama dan bertele-tele). dan itu berbeda dengan kegiatan berkampanye dan aktivitas yg berorientasi aksi pragmatis. 
Posted by Picasa

What political opportunities you see to meet your objectives in the specific case related advocacy work you do?

Sebangau
Pentingnya berpikir politik. Pembangunan infrastruktur. Pemilihan kepala daerah.
Keberadaan pembangunan infrastruktur seperti bendungan dapat mempengaruhi kegiatan pertanian seperti terjadi di Kab. Kulonprogo.  Saat ini pembangunan bendungan terhenti karena ada kelompok tani yang melakukan penolakan.

Memang kelompok tani tersebut belum terlalu solid perlu ada informasi yang lebih lengkap supaya kelompok tani tsb dapat mempengaruhi petani yang lain (yang tidak tergabung) di kelompok tani tsb memahami efek dari keberadaan bendungan tsb. Itu merupakan contoh bagaimana penting berorganisasi di tingkat masyarakat.
Posted by Picasa

Which sequential steps do you envisage?

 
#RA. Pembentukan kelompok (paguyuban) di tingkat masyarakat menjadi langkah awal sebelum melakukan penguatan lokal.  Kemudian perlu ada komunikasi antar anggota dalam kelompok melalui media yang disesuaikan dengan kondisi dan masyarakat setempat.  Misal: Ngariung (jabar), Kumpulan (jateng), Pengajian, Penyuluhan. 
Sehingga perlu menyiapkan materi yang dikemas sederhana sebagai bahan diskusi. Jika pemahaman masyarakat terhadap isu terkait (pengelolaan sumberdaya air)sudah dianggap baik maka kondisinya siap diajak bergabung dengan pihak lain untuk berdialog.
Posted by Picasa

Kamis, 17 Mei 2012

Which organizations/actors do you specifically want to reach and why?


#RA. Aktor  menjadi poin penting dalam implementasi NA. Aktor yang dimaksud bukan hanya masyarakat tetapi melibatkan pihak pemerintah dan swasta.  Pada kenyataannya, aktor yang dianggap paling minim akses terhadap data dan informasi adalah masyarakat. Sehingga perlu prioritas untuk melakukan penguatan aktor yang ditujukan terhadap masyarakat.
Penguatan yang dimaksud adalah bagaimana mengurangi gap informasi antar pihak yang terkait, dalam hal ini pengelolaan sumberdaya air. Ambil contoh FGD yang serius dan sering  dilakukan menghasilkan saling memahami peran dan fungsi masing2 pihak dan meminimalisasi resiko terhadap kerusakan sosial dan lingkungan.
Posted by Picasa