Kamis, 17 Mei 2012

What are the objectives and goals that you want to achieve with implementation of the approach?

 
Pengetahuan publik terhadap NA masih kurang meskipun bisa dikatakan bahwa beberapa aktivitas di tingkat masyarakat menggunakan prinsip-prinsip NA. Prinsip yang dimaksud seperti usaha mendorong terjadinya pergeseran penguasaan dan akses barang publik dan proses penyadaran untuk terjadinya perubahan yang lebih baik secara sosial dan ekosistem.
Beberapa aktivitas terkait NA bisa diimplementasikan pada bidang  pertanian sebagai entri poin seperti Pertanian Organik di Kab. Kulonprogo. Dimana terlihat adanya pergeseran otoritas dalam pengadaan pupuk. Selama ini, distribusi pupuk kimia dipasok oleh pemerintah setempat melalui dinas terkait. Pertanian Organik mendorong kelompok tani mempunyai otoritas dalam pengadaan pupuk sendiri melalui kompos.  Sehingga terjadi perubahan positif bagi kelembagaan di tingkat masyarakat dan tentunya perubahan ekosistem yang lebih baik.
Kelembagaan yang dimaksud dapat digunakan menjadi wadah belajar dan posisi bagi anggotanya dan untuk merespon perubahan di lingkungannya terkait sumber nafkahnya (livelihood).
Kondisi seperti ini menjadi insipirasi bahwa NA bisa diimplementasikan di luar isu air dan menjadi tujuan yang ingin dicapai ke depannya.
Posted by Picasa

Rabu, 02 Mei 2012

world economic forum

  setelah membaca novelnya indonesia incorporated, menjadi lebih jelas soal tata dunia baru. yg dipromosikan oleh ronal reagan, margareth thacher, dll. termasuk saat mendengar soal world economic forum. apa lagi ini.

salah satu tujuannya adalah memperlancar milenium development goals. dimana air bersih dan sanitasi menjadi salah satu goal-nya. belum kutemukan dimana dari link ini yg membahas soal air dan sanitasi. bagus lah disimpan dulu.

web ini ditulis dalam bahasa indonesia.  kutemukan dari twiteran orang. niat banget kalo sampe diterjemahkan. serius mungkin memang benar ingin dicapai tuh MDGs. atau ada konsekuensi kalau sampai itu tidak tercapai.

http://subsite.liputan6.com/weforum/
Posted by Picasa

grey area

  untuk setiap konsep ada aja bagian yg abu-abunya. yg belum terlalu jelas. peluang untuk dieksplorasi. atau bisa juga titik lemahnya.

konsep pembangunan sungai apa yg dipraktekkan di sungai di daerah anda? jangan bilang gak ada konsep pembangunan yg dipakai. kalau jawabannya, gak tahu, yah masih bisa diterima. bagaimana dan dimana nyari tahunya. kenapa juga publik masih harus tahu soal konsep yg dipakai pemerintah.

bisa jadi yg kita praktekkan selama ini, bisa menyumbang ke hiruk-pikuk perseliwerannya konsep-konsep sungai yg ada. itu pun kalau tertarik untuk melihat sungai kembali jernih.
Posted by Picasa

Selasa, 01 Mei 2012

gak nyambung

  pernah terpikirkan kah bahwa antara persoalan yg dihadapi masyarakat dengan program yg dikerjakan pemerintah/lembaga keuangan/LSM/ siapapun lah tidak pas?

sebut program partisipasi yg marak di banyak tempat. bagaimana program ini bisa menjawab persoalan-persoalan yg ada.

bisa dituliskan daftar persoalan yg dikutip dari buku MELIBATKAN MASYARAKAT; sekotaralisme di pemerintahan, ketidakjelasan konstitusi yg mengatur SDA, perencanaan nasional yg tidak terartikulasikan di lokal, kerjasama internasional yg fokus melulu di aspek ekonomi, sulitnya akses informasi, kurangnya kapasitas orang lokal, tidak adanya lembaga penampung keluhan atau saran.

buku bisa didonlot di link air.telapak.org http://air.telapak.org/publikasi/buku
Posted by Picasa

dialektika kontradiksinya

  
Kontradiksi di hilir lebih kongkrit, begitu komentar seorang kawan. Untuk kasus sungai benar adanya. Persoalan pengelolaan air di kawasan hilir jauh lebih kompleks dengan persoalan di hulu.

Seorang kawan yg lain protes keras dengan situasi ini. menurutnya tidak adil karena orang hulu diminta menjaga hutan dan dilarang membuka lahan karena menjaga daerah resapan air untuk kepentingan masyarakat kota. Aneh juga kenapa tidak ada kota yg maju yg adanya di atas gunung. Identiknya kota dengan kumuh, kisruh dan air kotor. Padahal kalau kotanya di atas gunung kan bisa enak, sejuk dan air jernih. Emang udah kodrati kalau puncak adalah tempat wisata, tempat menyepi, bertapa. Kota-kota berperadaban tinggi bisa ditemukan di Machu Picu yg notabene berada di atas gunung tuh ...

Sebut saja itu 'kelompok orang marah', ujarku cepat. Tidak tepat, kata sang kawan. Ah kenapa sih dibuat ribet kan ini hanya soal istilah dan penyebutan saja. Apa konsekuensinya dari istilah itu? Ada!

menurut saya tidak tepat..karena mereka disadarkan oleh dialektika kontradiksinya

Oalah barang apa lagi nih dialektika kontradiksi. Keselnya lagi nih si dialektika seakan kata ampuh. Selalu muncul di saat diskusi penuh dengan kata.

kalo kelompok marah menjadi sangat subjektif...tapi kalo diperiksa yang terjadi adalah ada triger disana
kecelakaan atau tindakan yang dilakukan perusahaan merupakan triger-nya..bukan yang menjadikannya

Ooo jelas sudah. Ini soal S dan O. Subjek - Objek. Menyederhanakan menjadi sebutan kelompok marah, seakan persolan terletak di kelompok yg sedang berdinamika itu. Padahal perhatian harusnya bergeser ke akar persoalan lebih dalam. Dimana ada aktivitas ekonomi yg merusak tatanan ekosistem dan sosial masyarakat. Sebut sebuah pakrik karet yg mencemari sungai, pabrik dan perkebunan kelapa sawit yg membuka lahan dan menggeser kesejahteraan orang banyak di daerah itu.
Posted by Picasa

Senin, 30 April 2012

ada yg spesifik diantara yg generik

  buat apa masih mengikuti kegiatan diskusi ini. kalau kita sudah tahun bahwa tawaran konsep itu sama saja.

ada yang spesifik diantara yang generik

dilihat sekilas ini adalah pisau, sebuah benda tajam digunakan untuk membuat lubang atau memotong. untuk keperluan membuat bangku bambu dibutuhkan jenis pisau tertentu. sebuah lekukan bisa berarti besar. belum lagi tingkat ketajamannya. ... kalau sampe kena pisau yg melengkung begini, sebulan masih terasa ...

teruslah mencari sampai kita tahu dimana letak bedanya
Posted by Picasa

penekanannya pada kata partisipasi

  yaitu ketika semua pihak dianggap ikut serta dalam pembuatan perencanaan dan implementasi kegiatannya. bagaimana partisipasi itu bisa terjadi jika terjadi kesenjangan besar antara berbagai pihak. boong banget masyarakat bisa ngobrol dengan nyaman dengan pihak pengelola suatu kawasan atau pihak swasta pemilik kapital besar. mereka biasa nongkrong di warung kopi, ngobrol ngalor-ngidul. beda framework, beda kepentingan.

jadi harus bagaimana?

participation that is strongly emphasised. 


Kalo konsep NA sebenarnya bukan hal yang baru, menurut saya itu hanya bahasa saja Intinya sebenarnya sama, ada proses perundingan dimana semua pihak dalam satu meja untuk sebuah persoalan. Untuk itu dibutuhkan syarat yang utama adalah kesepahaman bersama dan kemauan.


... bisa ditambahkan. menyelesaikan persoalan bersama dengan mencari solusi yg memfasilitasi kepentingan dan kebutuhan para pihak. partisipasi yg sifatnya jangka panjang dan memang benar menjawab persoalan subtansi masyarakat.


biasanya untuk kepentingan sekelompok orang atau malah bisa jadi LSM. hehe
Posted by Picasa

penguatan kelompok

  ini potongan-nya:
Bicara NA bicara soal penguatan kelompok, bicara juga soal kesadaran dan pasti akan bicara dengan kondisi realitasnya...iya ndak?

ya iyalah. pengorganisasian kelompok menjadi inti. baik itu kelompok dengan organisasi formal maupun informal. betapa lemahnya masyarakat kita atas kesadaran berorganisasi. paling banter ujungnya arisan. itupun menjadi ekslusif karena tidak semua orang mampu membayar iurannya.

apalagi soal kesadaran. ewerness kata seorang abang dengan lantangnya. jangankan ewernes, masih sibuk nih nyari projekan agar bisa bertahan hidup untuk bulan ini. atau untuk tahun ini. atau untuk generasi ku ini. dst ...

memahami kondisi realitas maka pakailah panduan AA/AL itu. rangkaian pertanyaan sederhana yg dipakai untuk memotret dan merangkum kondisi masyarakat.

itu saja sudah cukup untuk tahun ini.
Posted by Picasa

sederhana

  idenya musti sederhana. jernih. bukan kerumitan teori yg jangan-jangan memang titipan dari seseorang. atau hasil rekaan siapa di ujung sana. chating mengalir.

ada yah orang yg bisa dengan cepat melihat kerumitan teori dan datang dengan ide praktis. anehnya lagi, cara dia melakukan itu tidak bersifat mengajari. dia hanya terus mengeluarkan ide baru. yg kemudia membentuk suatu gambar gajah.

ini 4 bagian dari teori NA. tingkat hidrologi; meliputi semua aspek kerumitan phisik, ekologi di tingkat DAS termasuk dampak kehadiran manusia ke dalam suatu bentuk perencanaan; sebuah perencanaan yg partisipatif dan tim perencana yg akuntabel sehingga ambisi masyarakat lokal bisa tersalurkan ke tingkat yg lebih tinggi; dan perlunya fleksibilitas dan adaptif terhadap situasi yg dinamis.

usulannya adalah membuat lomba-lombaan di tingkat RT. lho?
Posted by Picasa

Jumat, 27 April 2012

nongkrongin air

  ini poto siapa yah. ketemu gak sengaja di folder mubes 2006, les.

memang enak nongkrong di pinggir pantai. melihat horizon jauh. atau merasa kuat mengarungi lautan luas. selalu melihat sumberdaya sebagai suatu potensi. artinya sesuatu yg diduitin. atau berguna buat manusia. kelupaan kalau tuh alam punya roh sendiri. yg mungkin tidak dimengerti orang di luar sana.

jangan pilih kegiatan yg jelas-jelas akan merusak alam. kegiatan yg alami saja berdampak terhadap lingkungan. kenapa juga milih yg sudah jelas merusak.

itu pandangan orang lurus. tapi politik bisa berkata lain. tergantung seberapa kuat pesona ludah.

penjaga pantai pulau dewata. tetaplah di sana.
Posted by Picasa